faktor-faktor
yang mempengaruhi kinerja pegawai adalah:
(1)
Efektivitas dan Efisiensi, dikatakan
efektif bila mencapai tujuan, dikatakan efisien bila hal itu memuaskan sebagai
pendorong mencapai tujuan, terlepas apakah efektif atau tidak. Artinya,
efektivitas dari kelompok (organisasi) bila tujuan kelompok tersebut dapat
dicapai sesuai dengan kebutuhan yang direncanakan. Sedangkan efisien berkaitan
dengan jumlah pengorbanan yang dikeluarkan dalam upaya mencapai tujuan
organisasi.
(2)
Otoritas dan Tanggung Jawab, dalam
organisasi yang baik wewenang dan tanggung jawab telah didelegasikan dengan
baik, tanpa adanya tumpang-tindih tugas. Masing-masing karyawan yang ada dalam
organisasi mengetahui apa yang menjadi haknya dan tanggung jawabnya dalam
rangka mencapai tujuan organisasi. Kejelasan wewenang dan tanggung jawab setiap
orang dalam suatu organisasi akan mendukung kinerja karyawan tersebut.
(3)
Disiplin, secara umum, disiplin
menunjukkan suatu kondisi atau sikap hormat yang ada pada diri karyawan
terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan. Disiplin meliputi ketaatan dan
hormat terhadap perjanjian yang dibuat antara perusahaan dan karyawan. Dengan
demikian, bila peraturan atau ketetapan yang ada dalam perusahaan itu diabaikan
atau sering dilanggar, maka karyawan mempunyai disiplin yang buruk. Sebaliknya,
bila karyawan tunduk pada ketetapan perusahaan, menggambarkan adanya kondisi
disiplin yang baik. Disiplin juga berkaitan erat dengan sanksi yang perlu di
jatuhkan kepada pihak yang melanggar.
(4) Inisiatifseseorang
berkaitan dengan daya pikir, kreativitas dalam bentuk ide untuk merencanakan sesuatu
yang berkaitan dengan tujuan organisasi. Setiap inisiatif sebaiknya mendapat
perhatian atau tanggapan positif dari atasan, kalau memang dia atasan yang
baik. Atasan yang buruk akan selalu mencegah inisiatif bawahan, lebih-lebih
bawahan yang kurang disenangi. Bila atasan selalu menghambat setiap inisiatif,
tanpa memberikan penghargaan berupa argumentasi yang jelas dan mendukung,
menyebabkan organisasi akan kehilangan energy atau daya dorong untuk maju.
Dengan perkataan lain, inisiatif karyawan yang ada di dalam organisasi
merupakan daya dorong kemajuan yang akhirnya akan mempengaruhi kinerja. (Sutrisno, 2011 : 176)